
Muhammadiyah adalah gerakan Islam; gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar penuh berkah.
Didirikan oleh Kiyai yang berjuang tak kenal lelah. Sedari kecil sudah menuntut Ilmu agama dengan tabah. Dua kali belajar agama di Makkah Mukarramah. Tahun delapan belas delapan puluh tiga Miladiyah awal kali ke Makkah, disempurnakan tahun sembilan belas kosong tiga Miladiyah.
Dialah seorang pendakwah yg ramah lagi santun nan pemurah. Mas Darwisy orang Kauman memanggilnya, tiada lain Kiyai Haji Ahmad Dahlan dialah. Dikenal luas putra dari Kiyai Haji Abu Bakar Khatib Masjid Gede Kauman Jogja dari sisi trah.
Selepas pulang dari Makkah Mukarramah, Mas Darwisy yang berganti nama Ahmad Dahlan berdakwah, Kauman Jogja tempat beliau singgah menjadi titik awal mendirikan Muhammadiyah.
Sebelum menta'sis Muhammadiyah beliau belajar organisasi lewat perkumpulan Budi Oetomo awal berkiprah.
Perjuangan ternyata tiada mudah. Ide memasukkan pelajaran agama di Sekolah Umum tidak diterima dengan mudah. Walau tiada mudah namun para siswa menerima pelajaran agama menjadi tergugah. Nurani siswa sebagai insan yg masih memiliki secercah iman pun membuncah, akhirnya kedatangan Kiyai Ahmad Dahlan di kelas selalu ditunggu tanpa ogah.
Kiyai Ahmad Dahlan mulai tumbuh kesadaran tercerah. Bahwa agama dan dakwah perlu diorganisir dengan langkah-langkah yg terarah. Dengan tekad yang kuat dan tabah, didampingi para santri yang tidak kenal lelah dan tak menyerah. Diantaranya bernama Muhammad Sujak, Muhammad Jazuli yang kelak terkenal dengan nama Fachruddin dan Sangidu dan beberapa santri lainnyalah Kiyai Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah yang penuh berkah.
Delapan Dzulhijjah tiga belas tiga puluh Hijriyah bertepatan dengan delapan belas nopember sembilan belas dua belas Miladiyah berdirilah Muhammadiyah.
Hidup-hidupilah Muhammadiyah agar in syaa Allah hidup kita menjadi berkah. Berjuang tak kenal lelah, menebarkan Islam penuh rahmah. Dakwah menggembirakan dg adagium Dakwah Mencerahkan, Menggembirakan dan Menggerakkan dengan harapan Muhammadiyah jayalah.
M.S. Djaesan
Disalin dari grup WA Muhammadiyahku
Disalin dari grup WA Muhammadiyahku